Salatiga — Tiga mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) melakukan kunjungan ke kantor Lazismu untuk menggali lebih dalam mengenai inovasi program Qurban RendangMu yang menjadi salah satu terobosan dalam pengelolaan hewan qurban.
Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa активно berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan. Mulai dari latar belakang munculnya program RendangMu, proses pengolahan, respons masyarakat, tingkat efektivitas program, hingga kendala serta dampak yang dihasilkan. Mereka juga menyoroti alasan mengapa program ini dinilai penting dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Manager Lazismu, Rochim, menjelaskan bahwa program Qurban RendangMu hadir sebagai inovasi untuk memaksimalkan manfaat daging qurban agar lebih tahan lama dan tepat sasaran.
“Ini adalah inovasi untuk mengoptimalkan manfaat qurban, lebih praktis, jangkauan lebih luas, mudah penyaluran, dan bisa dimanfaatkan kapan pun,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa melalui proses pengolahan menjadi rendang kemasan, distribusi daging qurban dapat menjangkau wilayah yang lebih luas, termasuk daerah pelosok dan daerah terdampak bencana, tanpa terkendala waktu.Salah satu mahasiswa, Levi, yang saat ini duduk di semester VI, mengaku terkesan dengan konsep program tersebut.
“Sangat bagus sekali ternyata program ini, dan saya yakin ke depan akan semakin banyak yang ikut program ini,” ujarnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat menambah wawasan mahasiswa mengenai inovasi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah, khususnya dalam program qurban. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi sekaligus inspirasi bagi generasi muda untuk turut berkontribusi dalam pengembangan program-program sosial yang berdampak luas bagi masyarakat